1 Hari, 1 Malam

Temaram jingga menyapa, Hai, aku hanya sementara.

Gelap malam menusuk, sini biar daku dekap ragamu yang letih.

Cahaya arunika membuat silhouette tebing, pucuk tunas, beton rumah, terlihat indah, dia pun berkata hey, bangun!!! biarkan malam lalu dikau jatuh & rapuh, pagi ini dikau kembali menjadi insan yang satu, tanpa ada kata ragu.

Baskara berada di atas ubun-ubun, dengan gagah berkata, terbakarlah wahai insan, agar kau tau bagaimana rasanya panasnya penghianatan…

Dan pada akhirnya kembali ke waktu lengang beberapa saat.

Sunset, kopi & kretek selalu menemai saat hati sedang gundah akan masa depan.

Terbesit pikiran untuk mencari jawaban atas pertanyaan diri sendiri.

Gerceplah aku ambil gawai langsung membuka situs pencarian, lalu mengetik “padahal dia tahu tetap diam saja” setelah itu langsung klik enter

(keluar gambar tahu).

Sekian ceritanya, ditunggu cerita selanjutnya ya, jangan lupa ketawa :v.

-Bintang Jatuh

Rumpang.

Kok bisa ya, memberi agar diakui ? Seperti insan yang akan MENJABAT!

Kok bisa ya, saat punya banyak ANGKA di kertas baru diakui ?

Kok bisa ya, saat nilai ujian hampir mencapai angka sempurna atau sempurna di semua mata pelajaran baru DIANGGAP pintar ?

Kok bisa ya, dalangnya bakar hutan tidak di penjara ? Sedangkan maling kayu (disebutnya) DI BUI (hanya dua batang kecil itu pun akan dipakai kayu bakar) ?

Kok bisa ya, ada yang buat UU baru yang mengatur tentang insan ? Sehingga MENGALIHKAN tentang kebakaran hutan?

Kok bisa ya, ada yang mengatur cita-cita anaknya ? Sedangkan anak tersebut tidak bisa MENYUARAKAN haknya ?

Kok bisa ya, saat mencari ilmu perlu tanda tangan HARUS bayar ?

Kok bisa ya, ada kepala di kepalai oleh kepala LAGI ?

Kok bisa ya, bayar air ke sana ? Sedangkan yang memberikan air BUKAN disana tetapi alam

Kok bisa ya, MANUSIA mengkotak-kotakan kepercayaan ?

Kok bisa ya, netizen selalu BENAR ?

Kok bisa ya, insan yang dimatikan suaranya & RAGAnya karena dia benar?

Kok bisa ya, peluru disamakan dengan UANG ?

Kok bisa ya, berbeda SELALU dipermasalahkan?

Kok bisa ya, HUTAN diganti sawit ?

Kok bisa ya, hutan di PAGAR ?

Kok bisa ya, 420 ilegal ?

Kok bisa ya, perokok selalu dihujat oleh netizen bahwa dia tidak baik ? Padahal secara tidak langsung perokok salah satu volunteer kehidupan di NUSANTARA.

-Bintang Jatuh